K3 & Keselamatan Kerja Laboratorium Bahan Konstruksi & Perkerasaan
-
A
Sebelum Aktivitas
-
1
Safety Induction
-
Seluruh pengguna lab baru (mahasiswa/peneliti) wajib mengikuti Safety Induction sebelum diizinkan menggunakan peralatan.
-
2
Inspeksi Alat & Area
-
Cek kondisi fisik kabel, selang hidrolik, dan tombol darurat (Emergency Stop Button) pada mesin uji. Pastikan Jalur Evakuasi dan Apar (Alat Pemadam Api Ringan) tidak tertutup barang/material.
-
3
Pemeriksaan APD
-
Dilarang memasuki area laboratorium tanpa menggunakan APD minimum (Sepatu Safety & Celana Panjang).
-
B
Saat Aktivitas Prosedur Saat Pengoperasian Alat & Pengujian (Operational)
-
4
Aturan Bekerja Berpasangan (Buddy System)
-
Dilarang melakukan pengujian yang berisiko tinggi (High Risk) sendirian tanpa pengawasan Teknisi/Dosen
-
5
Pengujian Material Berat (Beton/Batu/Agregat)
-
Gunakan teknik penanganan manual (Manual Handling) yang benar: Lutut ditekuk, punggung tetap lurus saat mengangkat sampel berat. Gunakan alat bantu dorong (trolley) jika beban >20 kg}.
-
Pasang pelindung Mika/Akrilik transparan (Safety Guard) pada Mesin Uji Tekan (Universal Testing Machine / Compression Machine) sebelum penekanan dimulai untuk menahan serpihan beton yang pecah
-
C
Prosedur Pasca-Aktivitas & Penanganan Limbah (Post-Operational)
-
6
Prosedur Lockout/Tagout (LOTO)
-
Matikan daya utama (main switch) pada mesin-mesin berat setelah selesai digunakan atau saat perbaikan.
-
7
Pengelolaan Limbah K3 & Lingkungan
-
Limbah Padat (Sisa Beton/Batu/Tanah): Dibuang pada wadah khusus limbah konstruksi (tidak boleh dibuang ke saluran air/wastafel).
-
Limbah Cair & Kimia: Dikumpulkan dalam jeriken khusus B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bersimbol, tidak boleh dibuang langsung ke drainase.
-
8
Housekeeping: Bersihkan debu/pemicu licin (oli/air) di lantai area kerja sebelum meninggalkan laboratorium.
-
D
Kecelakaan Kerja / Pertolongan Pertama (First Aid)
-
9
Hentikan segera operasional mesin dengan menekan Tombol Emergency Stop.
-
10
Berikan pertolongan pertama menggunakan Kotak P3K yang tersedia di lab.
-
11
Jika terpapar bahan kimia pada mata/kulit, segera bilas dengan Emergency Eyewash / Safety Shower minimal selama 15 menit.
-
12
Hubungi Tim Medis Kampus / Rumah Sakit terdekat jika cedera tergolong sedang–berat.
-
E
Kebakaran (Fire Emergency)
-
13
Jika terjadi kebakaran kecil: Gunakan APAR Tipe CO₂ / Powder dengan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
-
14
Segera evakuasi melalui Jalur Evakuasi menuju Titik Kumpul (Assembly Point).
-
15
Dilarang panik dan Dilarang membawa barang berat saat evakuasi.
-
F
UKUMAN & SANKSI KEDISIPLINAN (COMPLIANCE)
-
16
Pelanggaran Ringan (tidak memakai kacamata/masker): Teguran lisan & pencatatan dalam Logbook K3.
-
17
Pelanggaran Sedang (tidak memakai sepatu safety, merokok, membawa makanan/minuman): Dikeluarkan dari laboratorium pada hari tersebut.
-
18
Pelanggaran Berat (mengoperasikan mesin tanpa izin, merusak alat K3/pengaman mesin, membuang limbah B3 sembarangan): Pembekuan hak akses laboratorium selama 1 semester & ganti rugi kerusakan