WONOSARI — Universitas Gunung Kidul (UGK) menggelar persiapan intensif untuk kunjungan Tim Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) dalam rangka verifikasi dan cek fisik Barang Milik Negara (BMN) program Hibah Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi Swasta (PPPTS) Tahun 2025.
Agenda peninjauan lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (10/9/2026) di Kampus UGK ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Kelembagaan Diktisaintek . Kegiatan ini bertujuan memastikan aset hibah yang diterima telah sesuai dengan standar pengelolaan tata kelola perguruan tinggi. Rektor Universitas Gunung Kidul, Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya kesiapan jajaran internal dalam mendampingi proses verifikasi tersebut. Pihak rektorat telah membentuk Tim Pendamping khusus yang melibatkan jajaran Pimpinan Universitas, Dekanat Sains dan Teknologi, Kaprodi Teknik Sipil dan Agroteknologi, hingga UPT Laboratorium dan Bagian Sistem Informasi.
Dalam persiapannya, tim pendamping difokuskan pada tiga poin utama verifikasi:
1. Kesesuaian Data: Menguji kesesuaian jumlah dan jenis fisik barang dengan laporan pada sistem PPPTS.
2. Kondisi Operasional: Memastikan seluruh unit barang hibah dalam kondisi terpakai dan berfungsi mendukung kegiatan akademis.
3. Identifikasi Aset: Memastikan kelengkapan pelabelan resmi bertuliskan (PPPTS Tahun 2025 ) pada setiap unit aset.
Melalui agenda pendampingan ini, UGK terus berkomitmen menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, serta optimalisasi sarana prasarana guna menunjang mutu pembelajaran dan riset di lingkungan universitas.
(Penulis: Tim Laboratorium Universitas Gunung Kidul)