Sistem Informasi Laboratorium
Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gunung Kidul Gelar Praktikum Uji Beton: Siapkan Inovator Infrastruktur Masa Depan
akademik

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gunung Kidul Gelar Praktikum Uji Beton: Siapkan Inovator Infrastruktur Masa Depan

20 May 2026 41 views
GUNUNGKIDUL — Ratusan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Gunung Kidul (UGK) menggelar kegiatan praktikum intensif pada Selasa (9/6/2026). Bertempat di Laboratorium Kampus, praktikum kali ini berfokus pada pengujian kuat tekan beton menggunakan material lokal guna mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang tangguh.

Kegiatan yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester empat ini bertujuan untuk menyelaraskan teori yang didapatkan di kelas dengan realita dan standar kerja di lapangan. Dalam praktikum ini, mahasiswa diajak untuk merancang campuran beton (mix design), melakukan proses pencetakan, hingga menguji hancur silinder beton pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan mesin Compression Testing Machine (CTM).

Kepala Program Studi Teknik Sipil UGK menegaskan bahwa pemahaman praktis mengenai material sangat krusial bagi calon lulusan.

"Kami ingin memastikan mahasiswa UGK tidak hanya unggul secara teori di atas kertas, tetapi juga memiliki keterampilan taktis di lapangan. Dengan memahami karakteristik beton secara mendalam, mereka akan siap menjadi engineer yang membangun infrastruktur berkualitas, khususnya untuk wilayah Gunungkidul dan sekitarnya," ujarnya di sela-sela kegiatan pengujian.

Terjun Langsung Pemetaan Lahan
Selain pengujian material beton, rangkaian praktikum Teknik Sipil UGK minggu ini juga mencakup praktikum Ilmu Ukur Tanah (Surveying). Para mahasiswa diterjunkan langsung di lingkungan sekitar kampus menggunakan instrumen seperti Total Station dan Waterpass untuk memetakan topografi lahan secara akurat.

Salah satu peserta praktikum membagikan antusiasmenya. "Praktikum ini sangat menantang karena menuntut ketelitian tinggi. Salah sedikit saja dalam menghitung proporsi Faktor Air Semen (FAS), kekuatan betonnya tidak akan mencapai target. Ini benar-benar melatih insting dan kedisiplinan kami sebelum terjun ke dunia industri konstruksi yang sebenarnya," ungkapnya.

Melalui kegiatan praktikum intensif ini, UGK berkomitmen untuk terus mencetak lulusan teknik yang siap pakai, memahami standar keselamatan kerja (K3), serta mampu memberikan solusi nyata bagi perkembangan konstruksi nasional.

(Penulis: Tim Humas Universitas Gunung Kidul)